Friday, August 27, 2021

Dongeng sebelum tidur

kisah ini bermula saat pertemuan dua orang yang baru saling kenal,, yang cowok namanya tebentang bene dan yang cewek namanya sandurumbe.Tebentang bene ini adalah seorang pemuda yang sangat gagah dan sangat tampan sedangkan sandurumbe adalah seorang pemudi yang sangat cantik dan elok, suatu hari pada saat  mereka sama sama akan pergi ke sungai, di persimpangan jalan di dekat pohon waru , mereka berpapasan, saat itulah jantung tebentang bene tak berhenti berdebar melihat parassandurumbe yang begitu mempesona, sejak itu tebentang bene selalu memikirkan sandurumbe, makanpun tak enak , tidurpun tak nyenyak.Akhirnya suatu malam tebentang bene memutuskan untuk pergi ke rumah sandurumbe,sebelum berangkat dia minta ijin sama ibunya , bu... aku ingin pergi ke rumah sandurumbe kata tebentang bene pada ibunya, ibunya menjawab jangan nak , kita orang miskin mana mau sama kamu yang gak punya apa-apa, sedangkan keluarga mereka kaya raya, tapitebentang bene sudah bertekad bulat untuk pergi ke rumah sandurumbe, makanya dia pasang sapuq  (bahasa sasak) yaitu sejenis ikat kepala yang terbuat dari kain kayak blangkon bagi oirang jawa ,atau kayak yang sering dipakai oleh lelaki lelaki bali,kemudian dia pasang Dodot ( bahasa sasak ) yaitu sejenis kain yang dipakai sebagai sarung dan juga ikat pinggang.maka dengan ijin ibunya berangkatlah tebentang bene ke rumah sandurumbe, kebetulan juga anjing peliharaan orang tua sandurumbe namanya juga sandurume, maka ketika tiba di gerbang rumahnya sandurumbe ,maka anjing yang bernama sandurumbe itu menyalak sekeras-kerasnya seolah ingin mengejar tebentang bene, di dalam ruang tamu sandurumbe bertanya sama ibunya , siapa yang datang, ibunya menjawab tebentang bene nak, kalau begitu siram pakai air comberan katanya sandurumbe, maka diambillah air bekas cuci piring sama ibunya sandurumbe lalu disiram di kepalanya sandurumbe, sampai di rumah ibunya heran dan kaget melihat tebentang bene yang basah kuyup dan pulang begitu cepat, ada apa nak tanya ibunya, gak apa apa bu kata tebentang bene, tadi saya di siram pakai air comberan sama ibunya sandurumbe, makanya sudah saya bilang jangan pergi kesana tapi kamu tidak mau mendengar kata ibu , jadi begini akibatnya. Dan keesokan malam tebentang bene pergi lagi , tetap sandurumbe tidak mau keluar, tebentang bene hanya dapat siraman aja disana , sampai tiga malam tebentang bene ke rumah sandurumbe tapi dia tetap mendapat perlakuan yang sama , akhirnya pergilah tebentang bene ke dukun biar sandurume mau padanya tapi tidak mempan apa yang diberitau oleh dukun itu,akhirnya dalam keputusaannnya tebentang bene pergi mencari orang pintar untuk meminta pelet, maka dicobanya lah pelet tersebut dan berhasil membuat hati sandurume luluh, tapi sejak itulah tebentang bene tidak pernah lagi main ke rumah sandurumbe, sejak itu sandurumbe menjadi orang yang linglung karena wajah tebentang bene selalu terbayang di pelupuk matanya, sampe sampe sandurumbe hilang gak tau entah kemana, setelah sembilan hari sanduerumbe hilang, maka orang tuanya mengganggap sandurumbe mungkin sudah meninggal ,maka diadakanlah tahlilan dan acara sembilan hari sandurumbe, maka banyak orang membantu bekerja , ada yang mengupas kelapa , ada yang mengupas nangka dan lain sebagainya,. Pada saat yang sama tebentang bene naik ke atas pohon asam , sambil bernyanyi yang kira-kira beginilah bunyinya :

Petuq kukur , petuq kue

Teparan mate sandurumbe

seboq diriq dalam peti

bagus gune tebentang bene

tapi orang -orang yang bekerja tidak mendengar tebentang bene yang bernyanyi, malah mere asyik bekerja sambil berkata :

Kutujaq ke kutampiq 

tong tonggeq-tonggeq

rontoq ne rontoq bageq tong tonggeq, tonggeq......

kebetulan saat itu ada amak sar namanya yang mau pergi  buang air kcil, dan mendengar lagu sasak yang dinyanyikan tebentang bene, setelah amak sar bilang  sandurumbe belum mati katanya, dia bersembunyi di dalam peti katanya, maka dipanggillah orang -orang untuk mendengar sekali lagi orang yang menyanyi itu,ternya itu suara tebentang bene, maka orang -orang sibuk mecari di semua peti tapi tidak ada yang menemukannya, akhirnyua sebuah peti kecil di dalam ruangan dibuka maka terlihatlah keletihan dan kelemahan sandurumbe yang pucat pasi dan bibir pecah-pecah karena selama sembilan hari  tidak pernah makan, sehinggha dia bilang kalau saya tidak kawin dengan tebentang bene lebih baik saya mati saja katanya, Maka ibunya sandurumbe bicara sama tebentang bene agar tebentang bene turun dari atas pohon ,tapi tebentang bene tidak mau turun karena teringat perkataan  dan perbuatan ibunya sandurumbe, tapi akhirnya tebentang bene turun juga dan dinikahkan  dengan sandurumbe dibawah pohon waru  dengan disaksikan oleh seluruh masyarakat dan selama seminggu pesta diadakan besar-besaran untuk menyambut penganten baru.

ini dulu gorean suara hati ini , besok lusa disambung lagi ....

No comments:

Post a Comment